Headline Pariwisata
Home » Berita » Imigrasi Berduka, Seorang Petugas Gugur Dalam Tugas, Diserang 3 WNA Uzbekistan Saat Makan Sahur

Imigrasi Berduka, Seorang Petugas Gugur Dalam Tugas, Diserang 3 WNA Uzbekistan Saat Makan Sahur

LUWUK, RADAR SULAWESI – Jajaran Imigrasi di seluruh Indonesia tengah berduka.

Salah seorang petugas Imigrasi, Adi Widodo, yang bertugas di Ruang Detensi Imigrasi Kantor Imigrasi Jakarta Utara gugur setelah diserang 3 WNA Uzbekistan yang ingin melarikan diri.

Almarhum Adi Widodo bersama tiga rekannya serta dua anggota Densus 88 diserang saat makan sahur dan bersiap melaksanakan Sholat Subuh.

Berdasarkan rilis Ditjen Imigrasi, kronologi dari peristiwa yang menyebabkan seorang petugas Imigrasi gugur bermula pada Jumat 24 Maret 2023 sekitar pukul 11.00 WIB, dimana Densus 88 Anti Teror Polri yang bekerja sama dengan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jakarta Utara mengamankan 4 WNA Uzbekistan (BAU, MIU, OMU, BKA) yang sedang dalam pelarian.

Pemeriksaan intensif kemudian dilakukan terhadap keempatnya, yang untuk sementara ditempatkan di ruang detensi imigrasi Kantor Imigrasi Jakarta Utara untuk menunggu proses pendeportasian ke negara asalnya.

Kelengkapan Dokumen Jadi Kunci Kelancaran Permohonan Paspor

Pada 10 April 2023 sekitar pukul 04.10 WIB, tiga dari empat WNA tersebut yakni BAU, MIU dan OMU, melarikan diri dari ruang detensi imigrasi dengan cara membobol atap plafon.

Ketiganya lalu bergegas ke pantry/dapur dan menyerang petugas Imigrasi serta anggota Densus 88 yang sedang makan sahur dan bersiap shalat subuh menggunakan pisau dapur. Ketiga deteni tersebut berhasil melarikan diri.

Penyerangan tersebut menyebabkan 1 petugas Imigrasi meninggal dunia dan 4 petugas Imigrasi serta anggota kepolisian mengalami luka-luka.

Pada hari yang sama (10 April 2023, red), tim gabungan melakukan pencarian dan berhasil menangkap kembali tiga WNA Uzbekistan tersebut.

OMU ditangkap di kebun area Ruko Bukit Gading Indah. Tidak berselang lama, BAU ditemukan meninggal tenggelam di Kali Sunter. Di hari yang sama pula, MIU ditangkap di dalam gorong-gorong Kali Sunter.

Kemudahan Akses Paspor Indonesia ke Puluhan Negara, Imigrasi Ingatkan WNI Gunakan Paspor dengan Bijak

Dalam pemeriksaan awal pasca melarikan diri, tersangka menyatakan bahwa rencana melarikan diri muncul setelah keempat WNA dikunjungi oleh Petugas Konsulat Uzbekistan.

Tersangka tidak ingin dideportasi ke negara asalnya karena akan menghadapi ancaman hukuman yang berat di negaranya.

Petugas menahan barang bukti berupa satu bilah pisau dapur serta hasil visum tersangka dan korban. Para tersangka kini ditahan di rutan Polda Metro Jaya untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Atas peristiwa tersebut, Dirjen Imigrasi, Silmy Karim menyampaikan duka mendalam. Dia mengutuk keras perbuatan para WNA tersebut dan meminta agar para pelaku dihukum seadil-adilnya.

“Kami mengutuk perbuatan keji tersebut dan meminta agar diproses secara hukum seadil-adilnya. Atas nama keluarga besar Ditjen Imigrasi Kemenkumham RI, saya mengucapkan rasa duka serta belasungkawa atas meninggalnya almarhum Adi Widodo, semoga husnul khotimah. Saya juga mendoakan agar korban lain yang masih dirawat intensif segera pulih seperti sedia kala,” ucapnya. ***

Program Imipas Peduli Hadir untuk Korban Bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN PASPOR

Tentatang Kami

Radar Sulawesi merupakan media online yang hadir di Kota Luwuk, memberikan informasi terkini, akurat, dan terpercaya bagi masyarakat Sulawesi, khususnya di wilayah Luwuk dan sekitarnya. Dengan komitmen untuk menyajikan berita yang objektif dan berimbang, RadarSulawesi.id menjadi sumber utama bagi pembaca yang ingin mendapatkan update terbaru seputar politik, ekonomi, sosial, budaya, hingga peristiwa lokal yang sedang berkembang.

Berita Populer

01

Diduga Oknum Pejabat Kampus Untika Luwuk Lakukan Pelecehan Seksual di Atas Kapal Feri

02

Saat Digrebek, Warga Sebut Anggota DPRD Banggai Fraksi Gerindra Diduga Sembunyi di Kamar Mandi Hampir 1 Jam

03

Langgar Netralitas Hingga Terjerat Kasus Pidana, 9 Kades dan 2 BPD di Banggai Diberhentikan

04

Kades Maralee Dipanggil Penyidik Tipidkor Polda Sulteng Terkait Dugaan Korupsi APBDes

05

Anggota Dewan Bangkep Warning Timses Bupati, Ikbal: Jangan Intervensi Kebijakan Pemda!

06

Kejati Sulteng Sita Sejumlah Aset Saat Geledah Rumah Mantan Kades Tamainusi

07

Pernyataan Warga Desa Menyoe dan Perjalanan Investasi PT CAS

08

Formulir Model C.Hasil-KWK di 89 TPS, ATFM Unggul 896 Suara dari Paslon 03

09

Wow, !!! PT Yuliani Amanah Construction Dukung Mayday Grasstrack, Sumbang Dana Rp.100 Juta

10

ATFM Ungguli Anti-Bali di PSU, Ribuan Warga Banggai Rayakan Kemenangan

Sosial Media