Pemerintahan Politik & Parlemen
Home » Berita » DPRD Bangkep Bentuk Pansus Tindak Lanjut Temuan Kerugian Negara 

DPRD Bangkep Bentuk Pansus Tindak Lanjut Temuan Kerugian Negara 

Bupati Bangkep Rusli Moidady (kiri) bersama Ketua DPRD Arkam Supu beserta wakil ketua dewan saat menyanyikan lagu Indonesia Raya saat rapat paripurna, Rabu 9 Juli 2025.[FOTO: L IMAN F]

SALAKAN, RADARSULAWESI – DPRD Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep), Sulawesi Tengah (Sulteng) kembali melahirkan Panitia Khusus (Pansus).

Sesuai namanya, Pansus terbaru ini memiliki tugas khusus. Yakni menindaklanjuti dugaan temuan kerugian negara sebagaimana Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), atas pengelolaan dan tanggung jawab keuangan daerah. 

Pembentukan Pansus tindaklanjut LHP BPK diputuskan melalui rapat paripurna membahas dua agenda penting di gedung Parlemen Trikora, Rabu 9 Juli 2025.

Agenda paripurna dimaksud adalah, Laporan Pansus atas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2024. Serta paripurna Penyampaian Keterangan Bupati atas Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Rancangan Perubahan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2025.

Tercatat, terdapat empat fraksi yang menyuarakan usulan pembentukan Pansus. Yakni Fraksi Golkar Bintang Persatuan (aliansi Gokar-PBB-Perindo), lalu Kebangkitan, Kesejahteraan dan Solidaritas (PKB-PKS-PSI), PDIP dan Nasdem.

Imigrasi Banggai Perkuat Layanan Informasi Melalui WHAPI

Pengusul merupakan empat fraksi ‘raksasa’ yang mendominasi jumlah kursi dari keseluruhan enam fraksi di DPRD Bangkep. Artinya, usulan pembentukan Pansus bersyarat secara regulasi. 

Pansus LHP BPK bakal menjadi cambuk bagi Pemda Bangkep untuk menyelesaikan sekelumit persoalan berdaerah yang hingga kini belum terselesaikan. 

Juru Bicara Fraksi Golkar Bintang Persatuan Burhan Alelaga menilai, hal ini bagian dari peran legislatif dalam menggenjot APBD. Menurutnya, upaya mendatangkan anggaran ke daerah tidak harus ke provinsi atau pusat.

“Kita jauh-jauh lobi anggaran, padahal ada hak daerah yang belum terbayarkan. Itu yang harusnya kita cari,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Bangkep Arkam Supu menegaskan, lembaga pimpinanya menseriusi langkah ini. Pihaknya akan bekerja semaksimal mungkin untuk bisa mengembalikan hak daerah.

Pemerintahan Delis Djira Tunaikan Janji Politik Lewat Penyaluran Kredit UMKM Bersubsidi

Kabarnya, DPRD telah mengantongi data temuan kerugian negara yang telah menumpuk sejak 10 tahun terakhir. Apalagi jumlahnya ditaksir mencapai Rp30-an miliar. Angka itu bersumber dari beberapa proyek pembangunan yang dibiayai APBD.

Langkah ini sekaligus menjadi peringatan terhadap pihak-pihak yang hingga kini tak kunjung memenuhi kewajibannya mengembalikan kerugian negara.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Bangkep Rusli Moidady mengatakan, temuan kerugian negara menjadi fenomena yang berulang terjadi di Bangkep. 

Olehnya, dia meminta legislatif dan eksekutif dapat berkolaborasi dalam menyelesaikan persoalan itu. “Apakah kami (eksekutif) akan membentuk Pokja, yang pasti kita harus seiring sejalan,” imbuhnya.

Rusli sepakat dengan terbentuknya Pansus. Tak hanya temuan LHP BPK, namun perlu juga adanya penertiban aset dalam rangka mengoptimalkan keuangan daerah.***

Senja di Lokait, Dandhy Menyapa Warga Lewat Kundapil

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SUMPAH PEMUDA

SUMPAH PEMUDA

Tentatang Kami

Radar Sulawesi merupakan media online yang hadir di Kota Luwuk, memberikan informasi terkini, akurat, dan terpercaya bagi masyarakat Sulawesi, khususnya di wilayah Luwuk dan sekitarnya. Dengan komitmen untuk menyajikan berita yang objektif dan berimbang, RadarSulawesi.id menjadi sumber utama bagi pembaca yang ingin mendapatkan update terbaru seputar politik, ekonomi, sosial, budaya, hingga peristiwa lokal yang sedang berkembang.

Berita Populer

01

Diduga Oknum Pejabat Kampus Untika Luwuk Lakukan Pelecehan Seksual di Atas Kapal Feri

02

Saat Digrebek, Warga Sebut Anggota DPRD Banggai Fraksi Gerindra Diduga Sembunyi di Kamar Mandi Hampir 1 Jam

03

Langgar Netralitas Hingga Terjerat Kasus Pidana, 9 Kades dan 2 BPD di Banggai Diberhentikan

04

Anggota Dewan Bangkep Warning Timses Bupati, Ikbal: Jangan Intervensi Kebijakan Pemda!

05

Kejati Sulteng Sita Sejumlah Aset Saat Geledah Rumah Mantan Kades Tamainusi

06

Pernyataan Warga Desa Menyoe dan Perjalanan Investasi PT CAS

07

Formulir Model C.Hasil-KWK di 89 TPS, ATFM Unggul 896 Suara dari Paslon 03

08

Wow, !!! PT Yuliani Amanah Construction Dukung Mayday Grasstrack, Sumbang Dana Rp.100 Juta

09

ATFM Ungguli Anti-Bali di PSU, Ribuan Warga Banggai Rayakan Kemenangan

10

Selisih Dua Suara, Pilkades Bungintimbe Timbulkan Sengketa.

Sosial Media